TALK AND SHOW


Talk show berasal dari dua kata, yaitu talk dan show yang memiliki arti berbeda. Talk dalam bahasa Indonesia berarti berbicara, sedangkan show memiliki arti menunjukan atau menampilkan. Ketika kedua kata tersebut digabungkan menjadi talk show, kata tersebut memiliki arti yang berbeda lagi. Talk show atau gelar wicara adalah suatu jenis acara televisi yang berupa perbincangan atau diskusi antara seorang host atau yang kita kenal dengan pembawa acara dengan seorang atau sekelompok orang "narasumber" tentang suatu topik tertentu. Tetapi di dalam sebuah talk show tetap terdapat unsur talk dan show yang harus seimbang. Keseimbangan tersebut akan menentukan seberapa bagusnya talk show yang dilihat.

Di dalam sebuah talk show terdapat empat bagian penting, yaitu tema, topik, narasumber, dan pembawa acara. Tema adalah ide utama dari sebuah tujuan utama yang ingin dicapai oleh suatu acara. Untuk menentukan sebuah tema, kita terlebih dahulu harus mencari topik yang ingin kita bahas. Topik yang baik adalah sesuatu yang sedang ramai dibicarakan dan disukai oleh berbagai penonton. Untuk mendapatkan topik tersebut, kita membutuhkan sebuah pengumpulan data untuk mengetahui topik apa yang sedang viral dan disukai oleh semua kalangan, tidak hanya kalangan tertentu. Setelah mendapatkan topik tersebut, barulah kita dapat menentukan tema yang ingin kita angkat dalam sebuah talk show. Tema atau topik tersebut juga bisa dijadikan sebuah judul acara talk show. Narasumber juga merupakan unsur yang sangat penting dalam sebuah talk show. Narasumber dapat disesuaikan berdasarkan dengan tema yang ingin kita bahas. Unsur terakhir dalam sebuah talk show yang tidak kalah penting dengan ketiga unsur diatas adalah pembawa acara. Pembawa acara yang baik harus dapat melakukan pendekatan dengan narasumber yang diundang. Seorang pembawa acara harus dapat menguasai panggung, menyatu dengan audience, dan membuat narasumber yang diundang ke acara tersebut tidak merasa grogi dan kaku.

Sebuah talk show tentunya memiliki beberapa batasan yang harus diperhatikan, seperti tidak mengandung SARA, pornografi, provokasi, dan hal-hal negatif lainnya yang dapat menyinggung. Hal-hal tersebut sangat penting diperhatikan terutama saat menentukan tema atau topik pembahasan. Topik pembahasan yang mengandung hal-hal tersebut dapat disalah artikan oleh para penonton. Penonton dapat berpikir bahwa acara tersebut berpihak kepada salah satu sisi atau bahkan tidak memberikan sebuah ilmu sama sekali. Contohnya kasus Wamena yang tidak pernah diangkat secara besar-besaran dalam sebuah talk show, padahal sangat banyak korban jiwa didalam kasus tersebut. Tetapi jika topik tersebut diangkat dan mengundang sisi pendatang (orang Bugis, orang Padang, dan lain-lain) dan sisi orang Papua itu sendiri, lalu sisi pendatang berkata bahwa mereka tidak dianggap di Papua sedangkan orang Papua berkata mereka tidak melakukan hal itu, akan menimbulkan perkelahian di acara talk show tersebut. Perkelahian itu menyebabkan adanya opini buruk yang diterima oleh para penonton karena terlalu erat kaitannya dengan SARA. Sehingga talk show tersebut tidak memberikan dampak yang baik bagi para penontonnya.

Hal yang terpenting, talk show yang berkualitas harus menyeimbangkan antara talk dan show. Talk show yang terlalu mengutamakan unsur “talk ” atau pembicaraan serius yang bisa diaritkan sebagai sebuah ilmu akan terasa monoton untuk sebagian besar penonton. Sebaliknya, talk show yang terlalu banyak unsur “show” atau penampilan akan membuat para penonton tidak mendapatkan ilmu sama sekali. Sebaiknya sebuah talk show menyeimbangkan kedua unsur tersebut, yaitu dengan menyisipkan humor atau sesuatu yang dapat diperlihatkan agar penonton tidak hanya menerima ilmu, tetapi juga menerima sebuah hiburan. Keseimbangan tersebut dapat direalisasikan dengan narasumber yang seimbang juga. Narasumber yang seimbang maksudnya adalah narasumber yang dapat melakukan crossfire. Mereka dapat membuat sebuah talk show terasa tidak membosankan karena terdapat baku tembak antara kedua narasumber yang membuat acara tersebut semakin menarik. Contohnya di acara Mata Najwa episode Ujian Reformasi, mereka mengundang mahasiswa, wakil DPR, dan lain-lain. Dalam talk show tersebut, para narasumber dapat dibilang seimbang karena berasal dari dua sisi yang berbeda. Narasumber yang diundang juga melakukan crossfire, dimana saat Fahri Hamzah berbicara dan langsung dibalas oleh mahasiswa. Crossfire yang terjadi membuat acara tersebut semakin menarik dan dapat memainkan emosi para penontonnya yang membuat kita menyatu dengan acara tersebut. Talk dan show di acara tersebut juga seimbang. Kita mendengar pembicaraan yang memberikan kita beberapa ilmu, tetapi kita juga menikmati show yang ditunjukan, yaitu saat Fahri Hamzah adu mulut dengan para mahasiswa yang membuat emosi kita ikut dimainkan dalam percakapan tersebut.

Tidak hanya narasumber yang diundang, pembawa acara dalam sebuah talk show juga harus membuat talk show terlihat menarik. Seorang pembawa acara haruslah bersikap netral di dalam sebuah talk show. Walaupun, kita seringkali menjumpai ada pembawa acara yang memihak karena di dalam hati yang paling dalam mereka memiliki rasa dan keinginan untuk bersuara. Tetapi, pembawa acara yang baik harus berusaha untuk tetap bersikap netral. Seorang pembawa acara tidak boleh terlihat grogi dan juga kaku, terutama saat sedang berbicara dengan narasumber. Hal itu dapat diatasi dengan melakukan pendekatan dengan narasumber sebelum acara dan membuat narasumber merasa tidak kaku dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan ringan atau pembuka yang bisa membuat narasumber tersebut lupa diri atau nyaman barulah seorang pembicara dapat masuk ke topik pembahasan yang ingin dibahas.

Jadi, dalam melakukan acara talk show kita tidak boleh melupakan keseimbangan antara unsur talk dan show. Sehingga kita dapat memberikan ilmu dan juga hiburan kepada penonton acara tersebut. Semakin seimbang ilmu yang didapat dan hiburan yang ditampilkan, semakin menarik juga acara talk show tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tutorial Simple Nail art

haii

Tutorial Polkadot Nail Art